Liputan Khusus Berita

Pemkab Muratara Musyawarahkan Perencanaan Pembangunan RKPD Tahun 2022

MURATARA.B-Lipuse.com – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD tahun 2022, Kabupaten Musi Rawas Utara dilaksanakan di Ofroom lantai II Setda, dibuka langsung oleh Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni.

Acara tersebut diikuti Wakil Bupati H. Innayatullah dan Ketua DPRD Efriansyah, S.Sos, dengan Narasumber Bappeda Provinsi Sumsel, Dra. Sri Widayanti, SE.M.Si, dihadiri Ketua PKK Muratara, Hj. Rita Suryani, Sekda, Asisten, Kepala Bappeda, Kepala OPD, Forpimda, peserta undangan serta OPD yang hadir.

Bupati Musi Rawas Utara dalam sambutannya menyampaikan,. Musrenbang RKPD tahun ini dengan tema ‘Penguatan Perekonomian Daerah Berbasis Sektor Unggulan dan Penyediaan Infrastruktur Ekonomi Bagi Peningkatan dan Perluasan Kesejahteraan Masyarakat’.

“Pembangunan yang akan dilaksanakan harus difokuskan pada percepatan peningkatan ekonomi, agar dapat meningkatkan kesejahteraan serta dapat dirasakan semua komponen lapisan masyarakat tanpa kecuali,” jelasnya

Dalam rangka menentukan Prioritas kegiatan pembangunan tahun anggaran 2022, harus mempertimbangkan dan diselaraskan arah pembangunan dan fokus pada sasaran pembangunan 2022 yang diindikasikan didalam Rancangan RPJMD 2021 -2026 yang akan disusun sesuai Visi, Mewujudkan Citra Musi Rawas Utara Berhidayah, dengan Misi :

1. Meningkatkan daya saing melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis potensi sumber daya alam berwawasan lingkungan dam kearifan lokal didukung infrastruktur yang merata.
2. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang berakhlak, toleran dan harmoni berdasarkan Pancasila.
3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang cerdas, inovatif, transparan, responsive dan akuntabel.

Bagian dari pembangunan yaitu : Perekonomian mengalami pertumbuhan 0,37% karena dampak Covid 19 yang sampai saat ini belum selesai. Ketimpangan penduduk sebesar 0,287% masuk kategori rendah. Tingkat pengangguran terbuka 6,88%, IPM sebesar 64,49%. Tingkat kemiskinan 19,47% masih urutan tertinggi dan Kabupaten Muratara masih sebagai daerah tertinggal di Sumsel.

Memperhatikan beberapa isu strategis maka dari itu ungkap Bupati mari kita bekerja dengan optimal bersama-sama secara cerdas, inovatif, transparan, responsif dan akuntabel, untuk menyelesaikan permasalahan dengan memetakan program kegiatan dan sub kegiatan yang Tepat, Cepat dan Terukur, memuat skala prioritas dan memiliki dampak outcome yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Kepada seluruh kepala OPD untuk memprioritaskan program daerah dalam kegiatan mendukung Visi dan Misi Kabupaten yang bermanfaat secara langsung kepada masyarakat, serta mengoptimalkan sumber-sumber dana APBN maupun swasta dalam rangka peningkatan investasi daerah guna pembangunan Muratara.

Bappeda Muratara, Erwin Syarif, dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan Musrenbang ini sebagai forum koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan pembangunan yang merupakan kelanjutan dari hasil Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Forum OPD dan Pra Musrenbang yang merupakan atas usulan prioritas kecamatan dengan renja OPD.

Tersusunnya program dan kegiatan yang benar-benar prioritas terpadu dan terarah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan OPD. Meningkatkan keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan antar Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Lanjutnya, dengan tujuan menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah dengan arah kebijakan pembangunan daerah Provinsi. Mengklarifikasi usulan program daerah pada Musrenbang kecamatan, Mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD.

Menyepakati prioritas pembangunan daerah dalam program kegiatan, mendapat masukan untuk kesempurnaan rancangan awal RKPD yang memuat prioritas pembangunan daerah berdasarkan fungsi OPD dan informasi lainnya,” terang Erwin. (Adv/Zamzami)