Liputan Khusus Berita

FMBM : 2020 Ganti Bupati Mura

MUSIRAWAS.B-.Lipuse.com – Akibat Ingkarnya Janji Sekda Mura, Warga Muara Beliti yang tergabung dalam Forum Masyarakat Beliti Menggugat (FMBM) kecewa berat setelah janji Sekda Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan untuk membangun proyek drainase di RT.03 tak terbukti. Akan mengkampanyekan 2020 Ganti Bupati. Minggu, (29/09/2019).

Sebagaimana diketahui pada hari Jum’at, (27/09/2019) FMBM melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor sekretariat daerah Kabupaten Musi Rawas, berakhir di meja perundingan dipimpin okeh Sekda Mura Priskodesi dan menetapkan sebuah kesepakatan, hari Sabtu, (28/09/2019) proyek tersebut akan dibangun.

“Besok siring tersebut akan mulai dibangun,” kata Sekda saat itu.

Dalam perundingan tersebut telah ditetapkan dan disepakati bahwa pembangunan siring atau drainase sepanjamg 151 meter di RT.03 mulai dikerjakan, namun, lagi-lagi masyarakat Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti kembali menelan kekecewaan.

Pasalnya, Pejabat yang terkait telah mengingkari hasil pertemuan dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas, dengan tidak merealisasikan janjinya akan membangun siring di RT.03.

“Kami atas nama warga RT 03 menagih janji Sekda Musi Rawas, yang telah menetapkan pada hari ini. Namun, sampai sore belum juga dikerjakan,” kata Priyadi koordinator lapangan FMBM.

Seda juga berjanji, jika saluran drainase itu tidak juga dikerjakan sesuai kesepakatan, maka Sekda siap mencopot Pejabat terkait Kadis Perkim, PPK, PPTK, Camat dan Lurah dari jabatannya sesuai apa yang menjadi tuntutan warga.

Pendapat warga lainnya, Habibi, pihaknya menyadari bahwa jika dikerjakan pada hari Sabtu kemungkinan belum bisa karena Pemkab libur dan waktunya terjepit, tapi, paling tidak material bangunan sudah mulai diturunkan sebagai bukti keseriusan, kata Habibi dengan nada kesal.

Kekesalan tersebut ditambah habibi memuncak dimana pihaknya telah menunggu dari pagi hingga malam hari akan datangnya material bangunan, namun yang ditunggu tak datang.

“Jika sudah seperti ini, ucapan Pak Sekda pun juga tidak bisa kami pegang. Maka daripada itu, kami atas nama Forum Masyarakat Beliti Menggugat akan menggelar aksi serupa dengan massa yang lebih besar lagi,” pungkasnya.

Koordinator Aksi FMBM, Reki Alpiko menegaskan, jika pemkab ingkar janji, maka pihaknya akan menepati janjinya yang diucapkan saat orasi di depan gedung Setda Pemkab Mura.

Saat aksi FMBM Reki menegaskan jika Bupati selaku pemegang kebijakan tertinggi tak mampu menyelesaikan masalah sekecil ini, maka jangan dipilih lagi, dan itu disebutkan berulang-ulang dihadapan para pejabat Kabupaten Musi Rawas.

“Jika bupati mau, tinggal tanda tangan selesai, bila tak mampu jangan pilih lagi, 2020 ganti Bupati,” tegas Reki sambil memperagakan orang yang sedang menanda tangan.

Janji orasi FMBM itu akan ditepati, tegas Reki, pihaknya akan memberikan waktu sampai hari Senin, (30/09/2019) yang merupakan hari aktif, jika tidak juga dimulai pembangunan, maka FMBM akan kampanye 2020 ganti Bupati dalam aksi berikutnya yang direncanakan akan lebih besar, tegas Reki. (Tamrin)