Liputan Khusus Berita

Belum Terealisasi, SPSI Ajukan Tuntutan

MURATARA.B-Lipuse.com – Puluhan massa Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Desa Pauh Estate yang bekerja pada PT SAP, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, lakukan aksi demo didepan kantor Pemkab Muratara.

Belum adanya realisasi kesepakatan tripartitte antara Manejement PT SAP, Pekerja dan Pemerintah yang dilaksanakan pada 4 Desember 2018 dan 04 April 2019 di Disnakertrans, maka pengurus SPSI menyatakan sikapnya yakni :

Meminta pengesahan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang diatur dalam undang undang Nomor 13 tahun 2003 pasal 108. Perbaikan redaksional SK Karyawan. Penyusunan struktur dan skala upah. Slip gaji pada setiap penerimaan gaji, Meminta 40 jam kerja dalam satu minggu. Meminta tanggal penerimaan gaji selambat lambatnya tanggal 10 pada setiap bulannya.

Selain itu pendemo juga mendesak pihak management PT Surya Agro Persada, untuk menghentikan tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak, yang melanggar undang undang Nomor 13 tahun 2003 pasal 151 dan Pasal 164.

“Sebelumnya sebanyak 170 karyawan sudah dilakukan pemecatan oleh Pihak perusahaan secara sepihak,” kata Ketua Pauh Estate PT SAP SPSI Piter Japar dalam melakukan aksinya

Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, Mempasilitasi masalah mereka sebatas mengikuti penandatanganan SK PKB dan persoalan upah.

“Besok, Kamis (10/10/2019) kami memanggil pihak perusahaan dan tandatangan SK PKB sudah selesai. Selain itu, saya akan menegur pihak perusahaan yang telah melakukan pemecatan secara sepihak terhadap sejumlah pekerja,” jelas Wabup Devi Suhartoni. (Zamzami)